9 October 2026 · Oleh: Edhi_np · 7 pengunjung
Santri Kelas 10 Praktik Teknik Frotase dalam Proyek DKVBlitar, 09 Oktober 2026 – Suasana kelas tampak ceria ketika para santri kelas 10 menyelesaikan tugas proyek mata pelajaran Desain Komunikasi Visual (DKV). Dengan lembar kerja di tangan, mereka bergantian memamerkan hasil arsiran tekstur yang telah dikerjakan secara mandiri dan berkelompok.
Mengenal Proyek Tekstur dalam Pelajaran DKV
Tugas ini tertuang dalam Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) DKV. Santri diminta mencari empat tekstur berbeda di lingkungan sekitar, terdiri dari dua tekstur alami dan dua tekstur buatan. Setiap benda diletakkan di bawah kertas, lalu diarsir dengan pensil hingga pola permukaannya tercetak di atas kertas. Teknik ini dikenal sebagai frotase (frottage), yaitu menggosok permukaan benda berpola untuk memindahkan teksturnya ke bidang gambar. Anda dapat membaca penjelasan lebih lengkap tentang teknik frottage dalam seni rupa.
Langkah Pengerjaan Proyek
Berikut tahapan yang dilakukan para santri:
Hasil Beragam, dari Daun hingga Permukaan Kasar
Hasil karya santri sangat bervariasi. Ada yang menampilkan urat daun dengan detail halus, ada pula pola garis rapat dan bidang kasar dari benda buatan. Perbedaan tekanan dan arah arsiran membuat setiap lembar kerja memiliki karakter sendiri.
Manfaat Proyek bagi Santri
Kerja sama dan percaya diri: berdiskusi dan mempresentasikan hasil karya bersama teman.
Bekal untuk Dunia Desain
Pemahaman tentang tekstur akan berguna ketika santri mulai membuat poster, kemasan, hingga desain digital, karena tekstur memberi kesan kedalaman dan karakter pada sebuah karya. Proyek ini juga sejalan dengan semangat pembelajaran berbasis proyek yang mendorong siswa belajar langsung dari lingkungannya.
Informasi kegiatan pembelajaran lainnya dapat dibaca di halaman berita sekolah dan profil jurusan DKV. https://ma-bumi.sch.id/admin/berita